Dust collector yang merupakan mesin penghisap debu dan asap yang berada di tempat industri seperti pabrik yang bisa sebabkan polusi udara di lingkungan sekitar karena dari proses industri tersebut.
Oleh karenanya telah dibutuhkan dust collector industri yang mampu menyerap dan asap yang ada pada pabrik sehingga udara-udara yang tidak baik untuk kesehatan dapat hilang dan membuat udara lebih sehat dan serta kembali normal.
Adapun beberapa mesin yang mampu menghasilkan debu dan bisa menggunakan dust collector untuk menanggulanginya diantaranya yaitu mesin crusher, mesin dryer, mesin sanding, mesin saw miliki dan mesin mixer.
Ketahuilah bahwa dust collector juga bisa digunakan untuk beberapa macam industri. Pabrik kayu, pabrik semen, pabrik makanan dan minuman, pabrik farmasi, pertambangan, PLTU, dll.
Baca Juga : Centrifugal Fan
Membuat Dust Collector
Saat melakukan pembelian penampung debu, maka pikirkan alat akan sangat cocok untuk pekerjaan yang sudah dilakukan. Alat portabel dan juga bisa memindahkan ke tempat yang dibutuhkan dan dengan cepat menyambungkan ke alat yang akan digunakan.
Pada alat itu merupakan planer ketebalan, maka bisa menggunakan untuk menyedot debu di lantai selama sesi pembersihan yang sangat jarang dilakukan.
Dalam pembuatan dust collector juga memerlukan filter dust collector. Disini akan fokus membahas jenis material fiber kain filter yang sering digunakan di dust collector. Sebagian besar filter dust collector merupakan dari jenis non-woven atau needle felt dimana kain dibuat dengan cara menusuk nusuk serat ke dalam lapisan kasa jadi membentuk lapisan kain.
Pembuatan dengan cara needle felt merupakan carpet. Dalam pemilihan jenis kain merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan performa dust collector berikut ini.
Polyester untuk udara dengan suhu dibawah 140 deg C, ketahanan terhadap asam dan alkali. Hanya saja hydrolosis bisa terjadi pada suhu tinggi yang lebih lembab diatas 70 deg C.
Polypropylene untuk udara dengan suhu dibawah 100 deg C, ketahanan terhadap asal dan alkali sangat baik. ternyata tahan terhadap kelembaban, punya kemampuan electronic charge yang cukup tinggi. Selain itu dianjurkan menggunakan antistatic treatment jika diaplikasikan untuk debu yang memiliki konduktivitas rendah.
Aromatic Polyamides yang sangat populer dengan nama Nomex untuk udara dengan suhu di bawah 218 deg C. Dalam ketahanan terhadap asam dan alkali maka memiliki ketahanan terhadap hydrolisis.
Polyimides yang sangat populer dengan nama P84 untuk udara dengan suhu dibawah 260 deg C, memiliki ketahanan terhadap asam.
Polytetrafluoroethylene yang memang sangat populer dengan nama Teflon untuk udara dengan suhu dibawah 260 deg C yang memiliki ketahanan terhadap asam dan alkali.
Fungsi Membuat Dust Collector
Tidak hanya perusahaan industri saja yang menggunakan dust collector tapi juga industri pertambangan. Polusi udara di area pertambangan bukan hanya masalah estetika, tetapi juga sebuah ancaman serius terhadap kesehatan dan juga keselamatan pekerja.
Debu yang terhirup bisa sebabkan penyakit paru-paru seperti pneumokoniosis, silikosis dan penyakit pernapasan lainnya. Selain itu juga debu yang menumpuk di peralatan dapat sebabkan keausan dini, kerusahan dan penurunan efisiensi operasi.
Penggunaan dust collector bisa secara signifikan yang mengurangi jumlah debu di udara, sehingga meningkatkan kualitas udara dan juga mengurangi risiko kesehatan. Selain itu, dengan menjaga peralatan bebas dari debu, maka sistem ini juga bisa perpanjang umur peralatan dan mengurangi biaya perawatan.
Jenis Dust Collector
Dalam sistem ini telah menggunakan kantong filter untuk menangkap partikel debu. Udara kotor dilewatkan melalui kantong ini. Dimana debu akan tersaing dan hanya udara bersih yang telah dilepaskan kembali ke lingkungan. Baghouse dust collector ini sangat terkenal dengan efisinesinya dalam menangkap partikel debu halus dan juga sering digunakan dalam operasi skala besar.
Baca Juga : Baghouse Filter
Manfaat Penggunaan
Manfaat penggunaan dust collector di industri pertambangan sangat signifikan, selain itu juga mengurangi sidiko kesehatan. Sistem ini juga membantu perusahaan mematuhi peraturan lingkungan yang memang semakin ketat.
Sebagian besar negara yang memiliki standar emisi udara yang harus dipenuhi oleh industri pertambangan dan penggunaan dust collector merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk penuhi standar tersebut.
Selain itu, pengurangan debu di udara memang juga bisa tingkatkan efisiensi operasional. Debu menumpuk pada alat dan mesin bisa sebabkan overheating, kerusakan dan downtime yang mahal. Dengan menjaga kebersihan alat dust collector sangat membantu memastikan kalai operasi pertamabangan bisa berjalan dengan lancar dan efisien.
Untuk tantangan dalam penggunaan dust collector, maka terutama dalam hal biaya dan pemiliharaan, sistem dust collector bisa menjadi investasi yang cukup mahal, terutama untuk operasi skala besar. Selain itu, sistem ini sangat memerlukan perawatan rutin untuk menjaga kinerjanya tetap optimal. Filter yang diganti secara berkala dan juga sistem harus dipantau untuk memastikan kalau tidak ada kebocoran atau masalah lainnya.
Polusi industri pertambangan, dimana polusi debu merupakan masalah yang serius, penggunaan dust collector merupakan solusi yang efektif dan tidak bisa diabaikan. Dalam sistem ini memang hanya membantu menjaga kualitas udara dan kesehatan pekerja, namun juga berkontribusi pada efisiensi operasi dan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan.
Meskipun terdapat tantangan dalam hal biaya dan pemeliharaan. Dengan perkembangan teknologi yang terus berlanjut, masa depan dust collector di industri ini terlihat sangat menjanjikan.
Ketahuilah kalau debu kayu juga sebabkan masalah kesehatan saat serbuk menjadi debu di udara dan mempengaruhi kualitas udara. Dust collector ini akan membuat lingkungan kerja orang-orang di bengkel dan industri lebih sehat. Maka adanya alat ini utnuk menangkap berbagai partikel kayu dan debu yang berterbangan dan dihisap ke dalam sistem hingga terjebak di dalam kantong debu.
Pentingnya Menjaga Kebersihan Tempat Kerja
Kebersihan tempat kerja merupakan faktor penunjang dari terciptanya kenyamanan dalam bekerja, maka hal ini membuat pekerja merasa tidak nyaman apalagi udara disekitar tempat bekerja tercampur dengan debu dan menyebabkan ketidaknyamanan dalam bekerja. Dalam hal ini tim dari divisi teknik membuat sebuah alat yaitu mesin cyclone collector yang memiliki tujuan untuk peroleh efisiensi dari bahan baku yang terbuang dan mempunyai nilai jual.
Dalam metode yang telah digunakan dalam pembuatan alat ini merupakan metode observasi, studi literatur, interview dan eksperimen dalam membuat cyclone collector. Pada alat ini telah berfungsi untuk menghisap debu yang masih memiliki nilai jual dan selama ini dibuang bersama waster.
Pada lubang udara dalam sebuah tangki diperlukan untuk sirkulasi udara dalam tongki supaya tidak terjadi deformasi akibat tekan udara yang berlebih. Untuk itu tim teknik membuat inovasi berupa alat yang bisa menghisap bahan yang telah memiliki nilai jual dan bisa diolah kembali. Jika anda ingin memiliki alat dust collector maka bisa langsung menghugungi dustcollectorspecialist.com.

