Dust collector merupakan sistem yang telah digunakan untuk tingkatkan kualitas udara yang dilepaskan dari proses industri dan komersial dengan kumpulkan debu dan zat-zat lain dari udara. Pada umumnya telah digunakan pabrik manufaktur, yang memiliki fasilitas kerja kayu, bengkel pengolahan logam dan juga industri lain dimana partikel terbawa aangin bisa menimbulkan risiko terhadap gangguan kesehatan, keselamatan atau kualitas produk.
Alat ini bisa menangkap dan memisahkan debu dan partikel dari udara, cegah kontaminan-kontaminan yang terlepas ke atmosfer. Dust collector terdiri dari seranghkaian filter udara atau perangkat pengumpulan lain yang menangkap partikel-partikel terbawa angin sambil memungkinkan udara bersih melewati.
Dust collector telah bekerja dengan menarik udara dari lingkungan manufaktur dan melewatkan udara tersebut dengan serangkaian filter yang menangkap partikel. Udara yang sudah difilter kemudian dilepaskan kembali ke lingkungan sedangkan debu dan partikel yang terkumpul disimpan dalam bak koleksi untuk dibuang.
Dalam beberapa jenis dust collector yang seperti pemisah inersial, filter kain, scrubber basah, kolektor unit dan elkektrostatik precipitators. Setiap jenis menggunakan mekanisme yang sudah berbeda untuk memisahkan debu dari aliran gas. Adapun beberapa point yang harus dipertimbangkan saat ingin menggunakan dust collector.
Baca Juga : Cyclone Separator
Pertimbangan Menggunakan Dust Collector
Filter Media
Dust collector memang harus memiliki media penyaring berkualitas tinggi untuk menjaga semua fasilitas tetap bersih dan aman. Pada ukuran, densitas, abrasiveness dan toksisitas atau tingkatan kandungan racun partikel debu bisa membantu menentukan metode penyaringan.
Baghouse Collections
Dalam menggunakan kantong kain panjang sebagai media penyaring, maka sangat efektif untuk partikel debu yang lebih besar dan kasar serta aplikasi yang sangat perlu aliran udara tinggi serta beban debu yang cukup berat.
Regulatory Limits
Bila udara yang sudah difilter dilepaskan ke luar, maka pertimbangkan apakah ada batasan regulasi yang terkait kuaolitas yang telah dibutuhkan. Dalam pertimbangan ini bisa membantu tentukan pilihan baghouse collector dan media penyaring.
Komponen Dust Collector
Komponen utama dari dust collector yang meliputi saluran masuk untuk memasukkan gas berdebu, ruang penghilangan debu untuk pemisahan gas padat atau ruang penghilangan debu, serta saluran keluar debu untuk keluarkan debu yang terpisah dan saluran keluar gas yang cukup relatif bersih setelah proses penghilangan debu.
Klasifikasi
Berdasarkan mekanisme dalam dust collector bisa menjadi empat kategori dust collector mekanik, dust collector elektrik, dust collector filter dan dust collector pencucian. Dust collector mekanik juga sangat mencakup dust collector gravitasi, dust collector gaya inersia dan dust collector gaya sentrifugal.
Ada juga bentuk instalasi yang berbeda, dust collector bisa dibagi menjadi tipe vertikal dan horizontal.
Berdasarkan cairan yang bisa masuk dalam proses penghilangan debu, maka dust collcetor bisa dibagi menjadi dust collector kering tanpa keterlibatan cairan dan juga dust collector basah dengan keterlibatan cairan.
Proses Menghilangkan Debu
Proses Penangkapan
Dalam tahap penangkapan dan juga transisi, memang pada dasarnya hal ini merupakan tahap penangkapan terhadap debu yang sangat padar. Debu yang telah dicampur secara merata atau tersuspensi dalam media pembawa. Dalam memasuki ruang penghilangan debu dari alat pengumpul debu.
Adanya sebuah gaya atau energi pendorong maka dari luar, debu dipindahkan ke antarmuka pemisahan. Saat ini debu telah bergerak ke antarmuka pemisahan, kepadatan telah meningkat, menjadikan debu padat yang terpisah dari konsentrasi padar terhadap gas atau sublim.
Proses Pemisahan
Saat debu yang begitu padar dan mengalir ke antarmuka pemisahan ada 2 mekanisme yang telah menanggulanginya:
Kemampuan media pembawa untuk membawa debu secara bertahap telah capai batas. Dalam kedua tahap suspensi dan pengedapan, pengfendapanlah yang sering digunakan, karena debu dipisahkan dari media pembawa melalui pengendalan debu.
Diketahui bahwa catatan media pembawa ini pada dust collcetor merupakan debu yang dipindahkan dari media ke antarmuka pemisahan melalui suatu proises yang disebut gaya sentrifugal. Debu menjadi terkumpul jadi satu saat bergerak menuju antarmuka pemisahan.
Mekanisme kedua pada aliran debu yang padat maka tahap difusi dan aglomerasi partikel debu sebagian besar bersifat aglomerasi. Pada partikel bisa menggumpal satu sama lain atau menggumpal dan menyerap pada antarmuka media.
Adapun catatan secara umum sebuah partikel debu yang cenderung saling menggumpal, bentuk gumpalan. Sedangkan aglomerasi merupakan proses pembesaran ukuran partikel halus seperti debu. Proses ini memiliki tujuan untuk berikan gaya ikat atau adhesi dalam partikel-partikel padar yang berukuran kecil untuk bentuk partikel padat yang berukuran lebih besar. Aglomerasi bisa mengubah karakteristik massal partikel padat yang sering menjadi lebih baik. Partikel yang lebih besar juga memiliki lebih sedikit debu. Menunjukkan perilaku aliran yang lebih baik, selain itu juga memiliki sifat lengket yang tdiak begitu kuat.
Baca Juga : Pembuat Dust Collector
Proses pengilangan Debu
Usai melewati antarmuka pemisah, maka debu yang sudah terpisah dibuang melalui saluran pembuangan debu.
Proses pembuangan Debu
Pada aliran udara yang memang relatif bersih usai penghilang an debu dibuang melalui lubang pembuangan udara.
Dust Collector telah digunakan dalam banyak proses untuk memulihkan padatan granular berharga atau bubuk dari aliran proses atau untuk menghilangkan polutan padatan granular dari gas buang dan lingkungan kerja. Adapun beberapa aplikasi umum untuk pengumpul debu meliputi:
Pengelasan
- Pengerjaan logam, mesin dan fabrikasi umum
- Pengolahan makanan
- Pembuatan plastik dan karet
- Pertukangan
- Farmasi
- Pembuatan kimia atau aplikasi bubu dan massal
- Pembuatan elektronik
Manfaat Dust Collector
Meningkatkan kesehatan dan juga keselamatan, saat udara dipenuhi dengan debu, kotoran dan gas, maka hal ini bisa sangat mengganggu kesehatan paru-paru siapa pun yang menghirup udara tersebut. Dust collector menghilangkan kontaminan ini dari udara, bersihkan udara dan meningkatkan keselamatan semua orang di dalam.
Mampu tingkatkan produktivitas, saat debu dan kotoran menumpuk pada peralatan. Maka ada hal ini bisa masuk ke dalam dan mengganggu mekanika peralatan. Hal ini bisa sebabkan mesin menjadi lebih lambat dan peralatan rusak. Dust collector telah menghilangkan risiko ini. Maka tingkat kemungkinan mesin anda telah bekerja dengan kinerja optimal.
Meningkatkan kualitas produk dengan debu di udara, maka hal ini bisa menumpuk pada produk selama proses manufaktur. Hal ini bisa berdampak negatif pada kualitas produk jadi. Dust collector, memang secara signifikan mengurangi debu dan asap di udara. Menjauhkannya dari produk jadi dan dengan demikian tingkatkan kualitas mereka dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Dust collector sendiri memiliki sistem dirancang utnuk menangani beban debu volume tinggi dan terdiri dari blower, filter debu, sistem pembersihan filter dan tempat sampah debu atau sistem penghapusan debu. Dust collector telah berbeda dari pembersih udara yang menggunakan filter sekali pakai untuk hilangkan debu tersebut.
Bila anda ingin menerapkan dust collector murah di perusahaan anda, maka bisa langsung menghubungi pandawagroup.com. Harga memang disesuaikan dengan komponen yang diterapkan pada mesin tersebut.

