Dust Collector Separator

Dust Collector separator merupakan bagian dari sistem dust collcetor yang telah bertugas untuk memisahkan debu atau partikel dari aliran udara atau gas. Dalam sistem ini telah bekerja dengfan memanfaatkan prinsip seperti gaya sentrifugal atau pada cyclone separator. Filter pada baghouse untuk memisahkan debu dari aliran udara bersih.

Sistem Dust Collector

Dust collector sendiri merupakan sistem atau peralatan yang telah digunakan untuk mengumpulkan dan menyaring debu atau partikel dari udara atau gas. Jadi kualitas udara menjadi lebih bersih.

Separator

Separator merupakan komponen penting dalam sistem dust collector yang berfungsi memisahkan debu atau partikel dari aliran udara atau gas.

Prinsip Pemisahan

Cyclone separator: telah memanfaatkan gaya sentrifugal yang mampu menghasilkan oleh aliran udara yang berputar dalam silinder untuk memisahkan debu berdasarkan berat partikel. Debu yang juga lebih berat akan terlempat ke dinding silinder dan jatuh ke bagian bawah, sedangkan udara bersih keluar melalui outlet.

Baghouse atau bag filter : menggunakan media filter seperti kain untuk menyaring debu dari aliran udara. Debu akan terperangkap pada media filter, sedangkan udara bersih akan melewati filter.

Fungsi Dust Collector Separator Membantu

  • Meningkatkan kualitas udara di tempat kerja dan lingkungan industri
  • Mengendalikan polusi udara, sehingga memenuhi standar lingkungan
  • Melindungi kesehatan pekerja dari dampak debu
  • Cegah kerusakan peralatan dan mesin akibat penumpukan debu.

Jenis Dust Collector Separator

Pemisah Inersial : menggunakan prinsip kalau partikel debu memiliki inersial yang lebih besar dibandingkan aliran gas dan akan bergerak ke arah yang berbeda saat aliran gas berubah arah.

Pemisah inersial sering digunakan untuk memisahkan debu kasar dan partikel besar dari aliran gas.

Filter Kain (Baghouse): menggunakan kantong filter yang terbuat dari bahan seperti kain atau serat sintetik untuk menyaring partikel debu dari aliran gas.

Filter kain memang sangat efisien dalam menangkap partikel debu halus dan sering digunakan dalam operasional skala besar.

Scrubber Basah : menggunakan cairan untuk menangkap partikel debu dari aliran gas.

Cairan akan mengikat partikel debu dan partikel debu kemudian akan jatuh ke dalam bak penampung.

Kolektor Unit: kolektor unit merupakan perangkat tunggal yang telah digunakan untuk mengumpulkan debu dari aliran gas.

Kolektor unit bisa berupa pemisah inersial, filter kain atau scrubber basah, tergantung pada jenis debu yang ingin dikumpulkan.

Elektrostatik Precipitators: menggunakan muatan listrik untuk menarik partikel debu ke dalam elektroda yang bermuatan.

Partikel debu akan menempel pada elektroda dan kemudian bisa dikumpulkan.

Selain jenis-jenis diatas, maka terdapat jenis dust collector seperti kolektor jet pulse, kolektor shaker, kolektor kartrid dan kolektor siklon.

Faktor –Faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih dust collector

Jenis partikel debu yang ingin dikumpulkan, jumlah debu yang ingin dikumpulkan, suhu dan juga tekanan aliran gas. Efisiensi yang diinginkan, biaya operasional dan pemeliharaan.

Dalam pemeliharaan dust collector yang sangat tepat memang penting untuk memastikan efisiensi pengumpulan debu dan untuk melindungi kesehatan dan keselamtan pekerja.

Dust Collector Separator

Sistem Pengumpul Debu

Sistem pengumpul debu yang merupakan peralatan penting telah dirancang untuk mengurangi kontaminasi partikel debu di bengkel, pabrik, dan fasilitas manufaktur. Misalnya, industri fabrikasi yang sering kali menghasilkan jutaan partikel berbahaya selama proses produksi. Untuk melindungi pekerja dan mematuhi peraturan EPA, perusahaan-perusahaan ini memasang peralatan pengumpul debu.

Meskipun dalam sistem pengumpul debu bisa memakan banyak ruang dan tidak mudah dikonfirgurasi ulang setelah dirancang, manfaat penggunaan sistem pengumpul debu yang efektif dan efisien bisa meningkatkan umur peralatan dan kesehatan pekerja.

Ketahuilah sistem pengumpul debu terdiri dari beberapa komponen utama, termasuk saluran udara. Lengan penangkap, kap penghisap dan unit penghisap sentral yang menyedot debu dari berbagai titik pengumpulan. Bergantung pada desainnya, usai bisa memiliki satu pengumpul atau beberapa unit. Inti dari sistem ini adalah blower, yang mencakup mesin, bilah kipas dan motor rotor. Filter juga sangat penting dan biasanya terdiri dari pipa blow, housing, dan hopper, plenum bersih, pelat tabung, header udara terkompresi, kantong dan sangkar.

Pengumpul debu pertama menggunakan filter kantong yang bisa menjebak debu dengan meniupkannya melalui kipas ke dalam kantong yang diikuti oleh serangkaian filter. Sistem saat ini telah tersedia dalam dua jenis positif dan negatif. Serta diklarifikasi berdasarkan lokasi penempatan kipas dan blower.

Tekanan udara positif merupakan tempat udara ditiupkan ke dalam filtrer, sedangkan tekanan negatif adalah tempat kotoran ditarik ke dalam filter. Jenis negatif ditempatkan dalam penutup untuk ciptakan ruang bertekanan negatif. Vakum ini merupakan desain yang lebih efisien yang berikan kontrol lebih besar dan mencakup fitur keselamatan dan fungsionalitas.

Variasi pada pengumpul debu yang meliputi pengumpul portable untuk mengumpulkan sejumlah kecil debu. Pengumpul ini menggunakan kipas kecil untuk menarik udara ke dalam filter kartrid tempat debu dikumpulkan. Melepaskan udara bersih , pengumpulan debu downdraft tertentu juga portable. Versi portable telah memiliki satu atau dua lengan ektraksi, salah satu lengan dapat dilepaskan untuk mengubah pengumpul debu yang menjadi pengumpul downdraft.

Memahami Pengumpul Debu

Pengumpul debu merupakan perangkat pemurnian udara canggih yang dirancang untuk meningkatkan kualitas udara di lingkungan industri dan komersial dengan menangkap kontaminan partikulat. Sistem ini secara efektif telah menangkap polutan dan partikel padat yang dibatasi oleh peraturan pemerintah karena krises polusi udara.

Partikel yang telah dikeluarkan selama proses produksi bisa berbahaya, menyebabkan masalah pernapasan dan masalah kesehatan lainnya. Sistem pengumpulan debu bekerja dengan mengubah udara yang tercemar menjadi udara yang lebih bersih melalui penggunaan filter atau pemisah yang mengumpulkan partikel-partikel.

Occupational safety and health administration (OSHA) yang telah dibentuk tahun 1971, menerapkan peraturan untuk kualitas udara dalam ruangan di tempat kerja, sementara Environmental Protection Agency yang didirikan pada tahun 1970, menetapkan batasan emisi dari peraturan, seperti debu. Asap dan asap lainnya. Fasilitas industri harus mematuhi pedoman yang telah ditetapkan oleh badan-badan ini untuk menghindari hukuman yang signifikan, yang bisa mencakup kemungkinan penghentian operasional.

Perusahaan manufaktur mengandalkan sistem pengumpulan debu untuk mematuhi persyaratan yang ketat, jenis sistem yang dipilih bergantung pada polutan tertentu dan operasi manufaktur yang ditangani. Hanya terdapat sistem yang disetujui oleh OSHA dan EPA yang diizinkan untuk digunakan. Perusahaan harus memilih sistem yang sesuai dengan proses spesifik mereka dan terus menilai sistem ini untuk memastikan kepatuhan terhadap standar rasio partikulat terhadap udara bersih.

Polusi udara telah dinilai menggunakan indeks kualitas udara AQI, angka AQI ini lebih tinggi menandakan kualitas udara yang lebih buruk. Setiap negara memuturkan tingkat kualitas udara yang bisa diterima dan tingkat polusi udara harian dicatat dan diubah menjadi skala numerik mulai dari nol. Peringatan AQI di bawah lima puluh menunjukkan kualitas udara yang baik, sedangkan nilai yang berkisar antara 300 sampai 500 menunjukkan kondisi yang berbahaya bagi kesehatan.

error: Content is protected !!
Scroll to Top